Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berlangsung khidmat dan lancar. Gubernur Kaltim, Dr. H. Rudy Mas'ud (Harum), hadir langsung menjadi Inspektur Upacara.
Upacara tersebut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kapolda Kaltim Irjen Pol. Endar Priantoro, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, Sekda Kaltim Sri Wahyuni, para tokoh masyarakat, tokoh agama, kepala OPD Pemprov Kaltim, mantan pejabat, pegawai, serta pelajar dan mahasiswa.
Usai upacara, Gubernur Harum menegaskan kepada wartawan bahwa fokus utama Pemprov Kaltim selanjutnya adalah membangun konektivitas yang tersambung ke seluruh wilayah di Kaltim.
"Yang menjadi catatan kami adalah konektivitas. Infrastruktur harus kita bangun lebih bagus lagi sebagai pelayanan dasar," tegas Gubernur Harum.
Menurut Gubernur, infrastruktur merupakan salah satu poin yang harus dipenuhi sebagai Standar Pelayanan Minimal (SPM). Gubernur telah berkeliling Kalimantan Timur hingga ke daerah-daerah yang masih terisolasi, meskipun Indonesia sudah 80 tahun merdeka.
Kawasan yang masih banyak terisolasi tersebut berada di Mahakam Ulu (Mahulu), Kutai Barat (Kubar), Paser, Kutai Timur (Kutim), dan Berau, termasuk jalur Bongan-Sotek.
"Semoga tidak ada aral melintang, tahun 2026 ini akan menjadi era kebangkitan bagi seluruh masyarakat Kalimantan Timur untuk menikmati konektivitas yang tersambung ke sepuluh kabupaten dan kota," yakin Gubernur.
Bukan hanya tersambung mulus di 10 kabupaten dan kota, ke depan Kaltim juga ditargetkan tersambung dengan Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Mahulu.
Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Harum menyebut peringatan tahun ini menjadi ruang refleksi bersama atas perjuangan para pendahulu, kerja keras generasi saat ini, serta tanggung jawab besar untuk menyiapkan masa depan Kalimantan Timur yang lebih maju, adil, dan sejahtera.
Peringatan HUT ke-69 Provinsi Kalimantan Timur tahun ini mengusung tema "Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas". Tema ini mencerminkan arah besar pembangunan daerah yang menempatkan manusia sebagai pusat kemajuan. Sebuah janji untuk melahirkan tunas-tunas bangsa yang jiwanya berpijar oleh ilmu, hatinya berakar pada karakter, dan raganya tangguh menantang zaman: Generasi Emas Kalimantan Timur.
"Selaras dengan itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur meneguhkan komitmen pembangunan melalui visi besar Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas, yaitu Kalimantan Timur yang maju ekonominya, unggul sumber daya manusianya, berkeadilan sosial, serta berkelanjutan lingkungannya," tegas Gubernur Harum.
Visi ini dijabarkan melalui misi penguatan kualitas pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur yang merata dan berkeadilan, pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab, serta tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan melayani.
Gubernur meyakini bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara adil dan merata.
Dalam satu tahun terakhir, berbagai ikhtiar konkret telah dilakukan sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi tersebut. Fokus utama pembangunan sumber daya manusia dilaksanakan secara bertahap melalui Program Gratispol.
"Kami menempatkan pendidikan sebagai langkah terdepan. Bagi kami, pendidikan bukanlah pengeluaran, melainkan investasi. Investasi besar untuk membangun generasi emas di masa depan yang akan membawa kejayaan Kalimantan Timur," tandas Gubernur.
Pada peringatan tahun ini, diserahkan pula sejumlah penghargaan kepada kabupaten dan kota berprestasi, serta camat berprestasi. Tahun ini, penghargaan Arindama Utama Bidang Pelayanan Publik diraih oleh Kota Balikpapan, sedangkan Arindama Utama Bidang Pembangunan Ekonomi menjadi milik Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penghargaan Camat Terbaik 1 diraih oleh Camat Long Kali, Paser, M. Arfah; disusul Camat Terbaik 2, Camat Samboja, Kutai Kartanegara, Burhanuddin; dan Camat Terbaik 3, Camat Balikpapan Barat, Balikpapan, Erwin.
Di penghujung acara, peserta dihibur oleh penampilan Dispora Drum Corps (DDC) binaan Dispora Kaltim. Selain itu, terdapat penampilan tarian dari pelajar dan mahasiswa binaan UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan Kaltim. Mereka membawakan tarian dengan pesan persatuan yang mengusung tiga budaya utama di Kaltim, yakni pesisir, pedalaman, dan keraton.
Acara ditutup dengan tarian massal Gubernur, Pangdam, dan Kapolda bersama para pelajar dan mahasiswa. (her/adpimprovkaltim)