FGD Penyusunan Strada PVPV, Sekda Sri : Vokasi Motor Penggerak SDM Unggul

Nety     89x     Berita

SAMARINDA – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni resmi membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) I Penyusunan Dokumen Strategi Daerah (Strada) Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi (PVPV) di Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim tersebut berlangsung di Hotel Ibis Samarinda, Kamis (4/6/2026).

Dalam sambutannya, Sekda Sri Wahyuni menegaskan FGD ini merupakan tahap awal dari rangkaian penyusunan dokumen strategi daerah PVPV di Kalimantan Timur. Ia menyebut, forum ini akan berlanjut pada seri berikutnya hingga menghasilkan dokumen strategis yang komprehensif dan implementatif.

“Pada hari ini kita melaksanakan FGD yang pertama untuk penyusunan dokumen strategi daerah pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi di Provinsi Kalimantan Timur. Ini akan berlanjut pada FGD-FGD selanjutnya,” ujarnya.

Sri Wahyuni menekankan, di tengah pesatnya perkembangan teknologi, perubahan struktur ekonomi, serta semakin kompleksnya tuntutan pasar kerja global, maka kualitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Menurutnya, pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi harus ditempatkan sebagai instrumen strategis pembangunan daerah. Vokasi tidak lagi dipandang sebagai jalur pendidikan alternatif, melainkan motor penggerak dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, profesional, dan sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Pendidikan vokasi dan pelatihan vokasi harus ditempatkan sebagai instrumen strategis pembangunan daerah,” tegasnya.

Sekda Sri berharap, forum FGD ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh peserta untuk memberikan masukan yang konstruktif, berbasis data, serta berorientasi pada solusi. Hasil dari diskusi ini diharapkan tidak hanya menjadi dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diimplementasikan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat Kaltim.

“Melalui forum ini saya berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan yang konstruktif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi. Mari kita susun strategi yang tidak hanya baik di atas kertas, tetapi juga dapat direalisasikan,” pesannya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Kaltim, Surasa, melaporkan FGD ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Tim Penyusun Strategi Daerah Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Vokasi Provinsi Kalimantan Timur yang telah dilaksanakan pada 5 Mei 2026.

“FGD ini menjadi tahapan awal dalam penyusunan dokumen Strada PVPV Provinsi Kaltim yang akan menjadi arah kebijakan pengembangan pendidikan dan pelatihan vokasi di daerah,” jelasnya.

Ia menambahkan, FGD membahas kondisi terkini sektor ketenagakerjaan dan pendidikan vokasi, identifikasi kebutuhan pasar kerja, potensi daerah, serta analisis kesenjangan keterampilan atau skills gap analysis sebagai dasar penyusunan strategi dan rencana aksi.

Lebih lanjut, kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan kompetensi tenaga kerja berdasarkan sektor unggulan dan kebutuhan dunia usaha serta dunia industri, mengidentifikasi kesenjangan kompetensi yang tersedia dengan kebutuhan pasar kerja, menghimpun masukan pemangku kepentingan, serta merumuskan dasar visi, misi, sasaran strategis, program prioritas, dan rencana aksi Strada PVPV Kaltim.(mar/yans/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26