SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bergerak cepat mengantisipasi kerawanan pangan dan kelangkaan LPG 3 kilogram di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu).
Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud (Harum), didampingi Wakil Gubernur Kaltim H Seno Aji, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, dan Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel, secara resmi melepas pengangkutan bantuan pangan dan LPG 3 kilogram untuk masyarakat Kabupaten Mahulu di Halaman Kantor Gubernur Kaltim, Senin (17/8/2026).
Mengawali sambutannya, Gubernur Harum mengatakan hari ini merupakan hari istimewa karena baru saja memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
“Kemerdekaan yang telah diwariskan para pahlawan terdahulu adalah untuk kita isi dengan pembangunan. Kemudian, bagaimana mewujudkan kesejahteraan masyarakat di seluruh Kalimantan Timur dan masyarakat Indonesia pada umumnya,” tegasnya.
Gubernur Harum menambahkan, Pemprov Kaltim hari ini melaksanakan pelepasan angkutan cadangan pangan pemerintah dan operasi pasar untuk masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu yang terdampak kemarau panjang sehingga menyebabkan sungai mengering, termasuk Sungai Mahakam.
“Inilah bukti nyata Pemprov Kaltim hadir di tengah-tengah masyarakat, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu. Hari ini kita melepas angkutan cadangan pangan pemerintah dan operasi pasar untuk masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu, baik beras, gula, minyak goreng, maupun energi LPG, baik tabung gas 3 kilogram maupun 12 kilogram. Ini merupakan wujud kolaborasi Pemprov Kaltim bersama para pemangku kepentingan untuk mengantisipasi dan mengatasi persoalan yang terjadi di Kabupaten Mahakam Ulu,” paparnya.
Gubernur Harum juga berharap pengiriman komoditas operasi pasar murah dan cadangan pangan dapat cepat sampai ke dua kecamatan di Kabupaten Mahakam Ulu, yakni Long Pahangai dan Long Apari. Hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Kaltim untuk hadir memberikan bantuan bagi masyarakat di pedalaman yang terdampak kemarau panjang.
“Kami punya komitmen yang tinggi. Bagaimana kita tidak mengandalkan jalur sungai saja, tetapi bagaimana jalur darat bisa tembus untuk sampai ke pelosok Kecamatan Long Pahangai maupun Long Apari. Itu tentu memerlukan dukungan DPRD Kaltim untuk menghubungkan jalur darat di wilayah Kabupaten Mahakam Ulu,” kata Harum.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setdaprov Kaltim H Ujang Rachmad melaporkan, sebagai upaya mitigasi terhadap potensi kelangkaan pasokan dan lonjakan harga barang kebutuhan pokok akibat fenomena kemarau panjang, khususnya di Kabupaten Mahakam Ulu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bersama PT Pertamina akan menyalurkan bantuan berupa bahan pangan dan LPG kepada masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu.
Adapun komoditas yang akan dikirim ke Kabupaten Mahakam Ulu terdiri atas Beras Premium Kita kemasan 5 kilogram sebanyak 330 sak, Minyakita kemasan 2 liter sebanyak 600 pcs, Gula Rose Brand kemasan 1 kilogram sebanyak 1.200 pcs, LPG tabung 3 kilogram sebanyak 720 tabung, LPG Bright Gas 12 kilogram sebanyak 200 tabung, serta Cadangan Pangan Pemerintah berupa beras kemasan 5 kilogram sebanyak 2.400 sak.
“Pengiriman Cadangan Pangan Pemerintah dan LPG dengan sasaran utama Kecamatan Long Apari dan Kecamatan Long Pahangai. Kita semua berharap bantuan yang akan disalurkan hari ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Mahakam Ulu, khususnya yang terdampak kemarau panjang sehingga mengganggu kelancaran distribusi kebutuhan pokok dan barang strategis lainnya,” pungkasnya. (mar/her/adpimprovkaltim)