Gubernur Harum Serahkan Langsung Bantuan Rakyat Kaltim ke Aceh

Nety     93x     Berita

Jumat, 2 Januari 2026, sekira pukul 2.45 WIB, Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud (Harum) dan istri yang juga Ketua TP PKK Provinsi Kaltim Hj Sarifah Suraidah Harum tiba di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Aceh Besar.

Gubernur Harum datang untuk menyerahkan langsung bantuan masyarakat Kaltim senilai total Rp3,5 miliar kepada masyarakat Aceh yang terdampak bencana.

Beberapa waktu sebelumnya, saat awal terjadi bencana banjir lumpur dan longsor, Pemprov Kaltim juga telah mengirimkan bantuan sebesar Rp7,5 miliar, masing-masing untuk Provinsi Aceh Rp2,5 miliar, Sumatra Utara Rp2,5 miliar dan Sumatra Barat Rp2,5 miliar.

Gubernur Harum dan rombongan disambut Wakil Gubernur (Wagub) Aceh H Fadhlullah, istri Gubernur Aceh, Marlina Muzakir dan Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa'aduddin Djamal di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.

"Selamat datang Pak Gubernur," sapa Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah seraya mengalungkan syal khas Aceh kepada Gubernur Harum.

Wagub Fadhlullah mengatakan sejak masa lalu hubungan Kalimantan Timur dan Aceh sudah terjalin sangat baik. Ia berharap hubungan baik ini akan terus berlanjut di masa kini dan masa-masa mendatang.

"Sejarah Aceh dan Kalimantan Timur ini sangat panjang. Kami ini sebenarnya serumpun. Di Kalimantan Timur, Islam sangat kental. Sama, di sini juga, Aceh Serambi Makkah," kata Wagub Fadhlullah.

Selanjutnya, secara simbolis bantuan masyarakat Kalimantan Timur diserahkan Gubernur Harum kepada Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah berupa uang senilai Rp1,5 miliar untuk mendukung koordinasi penanganan bencana lintas wilayah dan kebutuhan strategis lainnya.

Bantuan tunai lainnya akan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya sebesar Rp1 miliar untuk mendukung penanganan darurat dan pemulihan awal pascabencana.

Bantuan logistik juga akan diserahkan untuk Kabupaten Pidie Jaya sebesar Rp700 juta. Bantuan logistik untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, seperti pangan, perlengkapan darurat dan kebutuhan pengungsian. Sementara bantuan lainnya sebesar Rp300 juta akan disalurkan melalui KNPI Kaltim, khusus untuk pembuatan dan penyediaan sarana air bersih bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Pidie Jaya.

"Pak Gubernur, mohon disampaikan salam hormat dan terima kasih kami kepada seluruh masyarakat Kalimantan Timur. Insyaallah, kami akan menyalurkan bantuan ini kepada masyarakat Aceh yang membutuhkannya," kata Wagub Fadhlullah.

Sementara Gubernur Harum mengaku turut berduka atas bencana yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.

Menurut Gubernur Harum, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian sesama anak bangsa, sekaligus implementasi semangat gotong royong nasional.

"Kami meyakini bahwa bencana tidak hanya membutuhkan simpati, tetapi juga aksi nyata, cepat dan tepat sasaran," ucap Gubernur Harum.

Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) itu juga berharap bantuan masyarakat Kaltim ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak, mempercepat pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi, serta memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi situasi darurat.

"Kami berharap masyarakat Aceh diberikan ketabahan, kekuatan dan kesabaran dalam menghadapi ujian ini," tutup Gubernur Harum.

Selanjutnya Gubernur Harum langsung bergerak menuju Kabupaten Pidie Jaya untuk menyerahkan bantuan langsung kepada warga terdampak bencana banjir lumpur dan tanah longsor.

Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Kaltim tampak mendampingi antara lain Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim Buyung Dodi Gunawan, Kepala Diskominfo Kaltim M Faisal dan Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Dasmiah. (sul/her/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26