Gubernur Resmikan RPB Pakan Ternak Desa Loleng. Bantuan Pemprov Kaltim untuk Peternak dan Nelayan

Nety     86x     Berita

Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud meresmikan Rumah Produksi Bersama (RPB) Pakan Ternak di Desa Loleng, Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat 3 Juli 2026.

Nilai fisik dari bantuan APBD Kaltim melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM itu bernilai Rp6,2 miliar dan nilai pagu alat RPB sebesar Rp2,1 miliar.

"Saya sangat berharap RPB ini bisa menjadi solusi ketahanan pangan terutama penyediaan pakan untuk ternak dan budidaya perikanan (pelet apung)," kata Gubernur Harum di lokasi RPB Pakan Ternak Desa Loleng, Kota Bangun.

Kehadiran RPB Pakan Ternak Desa Loleng ini diharapkan bermanfaat memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan produktivitas budidaya ternak dan perikanan.

Dengan rumah produksi bersama ini diharapkan harga pakan ternak semakin terjangkau, bahkan bisa lebih murah 20-30 persen dari produk sejenis yang sudah beredar di pasaran, hingga bisa meningkatkan margin usaha.

Gubernur Harum menegaskan operasional RPB ini akan terus dipantau. Jika memungkinkan akan ditambah mesin baru. Saat ini produksi baru mencapai 10 persen dari kapasitas 200 ton per bulan.

Di sisi lain Gubernur berharap, fasilitas yang diberikan Pemprov Kaltim ini juga bermanfaat, terutama untuk menjaga ketahanan pangan dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hasil dari peternakan dan perikanan bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan daging ayam dan ikan untuk MBG.

Gubernur minta mesin disetel untuk dua hasil produksi. Yakni pakan ternak dan pakan ikan (pelet apung). Dengan operasional dua minggu pakan ternak dan dua minggu pelet apung.

RPB ini diharapkan bisa memberikan kontribusi kepada peternak dan nelayan di Kukar dan Kaltim.

"Harapan kami RPB ini membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat, baik peternak maupun nelayan," harap Gubernur.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Heni Purwaningsih menjelaskan pembangunan RPB Pakan Ternak Desa Loleng ini dilakukan melalui APBD Kaltim 2025 dengan nilai total mencapai Rp8,3 miliar.

Pabrik pengolahan pakan ternak ini berkapasitas 200 ton per bulan. Saat ini produksi baru sekitar 20 ton per bulan.

Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 10.566 m2. Lokasinya strategis dengan ketersediaan bahan baku sangat baik. Bahan baku pakan ternak ini antara lain jagung, bungkil sawit, CPO, tepung ikan dan tepung kepala udang.

Kehadiran RPB ini akan memberi nilai tambah produk, mendukung ketahanan pangan daerah, menciptakan tenaga kerja lokal dan mendukung pengembangan industrialisasi di daerah. (sul/yans/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26