Tepat pukul 12.15 Wita, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Dr Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tiba di VVIP Room Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Kamis 8 Oktober 2026.
Secara khusus Gubernur Kalimantan Timur Dr H Rudy Mas'ud (Harum), didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdaprov Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda, menyambut kedatangan Menko AHY bersama rombongan pejabat Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
"Selamat datang Pak Menko, sehat selalu dan tetap berkarya untuk bangsa Pak Menko," ucap Gubernur Harum, seraya mengalungkan syal manik khas Kaltim.
"Terimakasih Pak Gubernur," sahut singkat Menko AHY.
Kunjungan kerja (kunker) Menko AHY bersama pejabat utama Kemenko IPK, dalam rangkaian menghadiri sekaligus mengisi orasi ilmiah Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan.
"ITK harus mampu melahirkan SDM yang semakin berkualitas, kompeten, mandiri, dan berkontribusi bagi pembangunan Kaltim, Kalimantan bahkan Indonesia," kata Menko AHY, dalam orasi ilmiahnya.
Kaltim diakuinya, daerah yang kaya sumber daya alam, berlimpah dan luas wilayah melebihi Pulau Jawa yang memiliki enam provinsi didalamnya.
"Kami sedang merancang moda transportasi Kalimantan trans railways. Komoditas yang berlimpah harus dikelola secara optimal. Ini semua memerlukan SDM yang tangguh, unggul dan kompeten," bebernya.
Gubernur Harum menyampaikan apresiasi kepada Menko AHY atas kehadiran dan kesediaan memberikan orasi ilmiah pada Dies Natalis ke-12 ITK.
"Semoga kehadiran dan pemikiran yang disampaikan Pak Menko menjadi inspirasi bagi keluarga besar ITK dan semakin memperkuat kolaborasi dalam membangun Kalimantan Timur," katanya.
Usai orasi ilmiah ITK, Menko AHY didampingi Gubernur Harum serta pejabat utama Kemenko IPK dan Kementerian PU meninjau sumur bor untuk ketersediaan air baku (air bersih) warga Kelurahan Teritip Kota Balikpapan.
Warga Teritip Balikpapan masih membutuhkan ketersediaan air bersih dan mulai hari ini tersedia 1500 liter perdetik dari kebutuhan 2500 liter perdetik.
"Sementara kita hitung pemanfaatan teknologi desalinasi. Teruskan Satgas Tanki Air, karena sangat dibutuhkan masyarakat yang tidak memiliki akses IPA (air bersih)," perintah AHY kepada jajaran Kementerian PU.
Saat meninjau sumur bor Kelurahan Teritip, Menko AHY berdialog dengan warga setempat yang meminta dibangunkan pipanisasi air baku ke Sepaku Semoi atau sistem desalinasi (proses untuk menghilangkan kandungan garam/mineral air laut menghasilkan air tawar aman konsumsi) guna memenuhi kebutuhan air bersih warga Balikpapan.(yans/mhl/adpimprovkaltim)