Pelepasan PKN II, Sekda Sri: Ingat Kaltim sebagai Tempat Ditempa Jadi Pemimpin Nasional

Nety     2x     Berita

Pelepasan PKN II, Sekda Harap Kaltim Juga Diingat sebagai Tempat Didikan Nasional

SAMARINDA – Pemprov Kaltim mengapresiasi pelaksanaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN Tingkat II) Angkatan X Tahun 2026 yang digelar di Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Pelayanan Publik Lembaga Administrasi Negara (Pusjar SKPP LAN) Samarinda.

Untuk itu, Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kaltim Sri Wahyuni mewakili Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud (Harum) berharap momentum tersebut dapat menegaskan bahwa para peserta lulusan PKN Tingkat II Angkatan X mampu ditempatkan di mana saja.

Sebab, pendidikan dan pelatihan yang mereka ikuti berskala nasional. Selain siap ditempatkan di mana saja, para lulusan juga diharapkan memiliki pola pikir dan wawasan kebangsaan serta mampu memahami berbagai persoalan dari perspektif nasional.

Menurut Sri, sangat wajar apabila para lulusan PKN Tingkat II mampu mendukung program-program prioritas nasional di daerah masing-masing.

"Terpenting adalah bagaimana ketika keluar dari PKN Tingkat II ini, para lulusan mampu memiliki pola pikir, wawasan, serta cara bekerja sebagai birokrat pemerintahan yang dapat diterapkan di daerah masing-masing, sebagaimana juga dilaksanakan di daerah lainnya," ucap Sekda Sri saat pelepasan peserta PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 di Kantor Pusjar SKPP LAN Samarinda, Jalan HM Ardans, Samarinda, Kamis (1/10/2026).

Karena itu, para lulusan PKN Tingkat II diharapkan dapat menerapkan berbagai pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti pelatihan di Pusjar SKPP LAN Samarinda.

Sri menjelaskan, setelah kembali ke daerah masing-masing, para peserta tentu akan merindukan tempat pelatihan tersebut. Namun, Pemprov Kaltim berharap Provinsi Kaltim juga menjadi bagian yang dikenang oleh para peserta.

Artinya, para peserta tidak hanya mengenang LAN sebagai pusat pembelajaran kepemimpinan, tetapi juga mengenang Provinsi Kaltim sebagai daerah tempat mereka ditempa untuk menjadi pemimpin berskala nasional.

"Jadi, selama di Kaltim tentu para peserta mungkin ada yang berinteraksi dengan warga kami. Mungkin juga mengetahui berbagai dinamika masyarakat Kaltim. Inilah dinamika Provinsi Kaltim. Pastinya, dinamika itu juga mungkin terjadi di daerah peserta masing-masing," ucap Sri.

Sri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran. Ia berharap hasil pembelajaran tersebut dapat diimplementasikan di daerah masing-masing.

Pada kesempatan itu, Sri turut menyampaikan rasa duka atas meninggalnya salah seorang peserta saat proses pembelajaran berlangsung.

Sementara itu, penutupan dan pelepasan dilakukan Kepala LAN RI Dr Muhammad Taufiq. Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Taufiq mengaku bangga dan senang karena seluruh peserta dinyatakan lulus.

Ia berharap seluruh pembelajaran yang telah diikuti dapat diimplementasikan secara maksimal di tempat kerja masing-masing.

"Semoga menjadi abdi negara maupun pemimpin yang baik dan profesional serta berdedikasi tinggi di instansi masing-masing," pesannya.

Kepala Pusjar SKPP LAN Samarinda, Dr Rahmat, menjelaskan bahwa PKN Tingkat II Angkatan X Tahun 2026 diikuti 65 peserta yang berasal dari instansi pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten dan kota se-Indonesia.

Hadir sejumlah pejabat eselon II LAN RI, kepala OPD di lingkungan Pemprov Kaltim, serta widyaiswara Pemprov Kaltim. (jay/her/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26