Pemprov Yakin Baznas Bisa Kumpulkan Penerimaan Diatas Target

Nety     6x     Berita

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim mengapresiasi peran Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltim dalam penghimpunan zakat, infaq dan sedekah. Terlebih, sejak 2021 hingga 2025 terus meningkat. Ke depan diharapkan perkembangan terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Tahun ini pada semester pertama Baznas Kaltim mampu mengumpulkan zakat mencapai Rp19 miliar. Pemprov Kaltim meyakini nantinya jumlah terus meningkat dan melebihi target sebesar Rp25 miliar.

"Kita bersyukur keberadaan Baznas sangat besar dalam mendukung program kerja pemerintah daerah. Tahun ini pengumpulan zakat Baznas semester pertama sudah mencapai Rp19 miliar. Kami yakin sampai akhir tahun bisa melebihi target," ucap Wakil Gubernur Kaltim Dr H Seno Aji usai membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Baznas Kaltim dan Baznas Strategic Development (BSD) tahun 2026, di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin 10 Agustus 2026 malam.

Selain itu, sambung Wagub, peran Baznas besar bagi pemerintah daerah maupun pusat. Salah satunya dalam pengembangan program kemanusiaan maupun sosial masyarakat.

Pemprov Kaltim juga mengapresiasi pengumpulan yang dilakukan Baznas Kaltim yang terus meningkat. Bahkan, tahun ini diharapkan mampu mengumpulkan penerimaan zakat hingga Rp30 miliar.

"Kita sangat bersyukur, Baznas turut mendukung ekonomi kerakyatan dengan mendukung pengembangan UMKM," ungkap.

Baznas merupakan bagian dari senjata pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan program kemasyarakatan.

Wakil Ketua Baznas RI KH Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, pengelolaan zakat harus terus ditumbuhkan. Karena, manfaat Baznas dapat mendukung pengembangan pembangunan di daerah.

Ketua Baznas Kaltim H Achmad Nabhan mengatakan, Rakorda Baznas dan Baznas Strategic Development (BSD) tahun 2026 Provinsi Kaltim digelar sejak 10-13 Agustus 2026 di Samarinda.

Hadir unsur pimpinan Baznas RI, Baznas Kaltim dan kabupaten kota, Bupati Kutim, Wali Kota Bontang, Hakim Tinggi KPT Kaltim, KPTA Kaltim, Kepala BKKBN Kaltim dan Forkopimda Kaltim. Anggota DPRD Kaltim, Kepala OPD Pemprov Kaltim, Ketua MUI Kaltim KH Muhammad Rasyid.(jay/yans/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26