Wagub Seno Aji: Mal Baru Harus Serap Tenaga Kerja dan Libatkan UMKM Lokal

Nety     39x     Berita

SAMARINDA – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji menekankan pentingnya kehadiran pusat perbelanjaan baru di Balikpapan memberikan dampak langsung terhadap perekonomian daerah, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Seno Aji saat menerima audiensi jajaran Central Park Borneo Bay Balikpapan di Ruang Rapat Wagub Lantai 2 Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (3/9/2026).

Seno Aji mengatakan, pembangunan dan pengembangan pusat perbelanjaan baru harus menjadi bagian dari upaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat Kaltim. Pemerintah daerah, kata dia, perlu dilibatkan sejak awal agar kebutuhan tenaga kerja dapat dioptimalkan dari masyarakat lokal.

“Kita tentu berharap ini bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja di Kaltim, khususnya Balikpapan dan sekitarnya. Kalau ada mal baru, pemerintah bisa terlibat sejak awal, terutama dalam rangka penyerapan tenaga kerja dan pelibatan UMKM,” ujar Seno Aji.

Menurut dia, keberadaan pusat perbelanjaan tidak semestinya hanya menjadi ruang bagi pelaku usaha berskala besar. Pelaku UMKM lokal juga harus mendapatkan ruang untuk tumbuh dan mengambil bagian dalam aktivitas ekonomi yang tercipta.

“Kita ingin mengangkat ribuan UMKM baru di Kaltim. Kalau memang bisa dipermudah persyaratannya, kita ingin tahu apa yang harus dilakukan agar pelaku UMKM bisa ikut serta, berkontribusi dan terlibat langsung dalam pengembangan mal baru ini,” katanya.

Seno Aji juga membuka peluang kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan pengelola Central Park Borneo Bay melalui berbagai kegiatan, termasuk event budaya. Kolaborasi tersebut dinilai dapat menjadi ruang promosi bagi produk lokal sekaligus memperkuat daya tarik kawasan.

“Kami optimistis ini bisa menjadi magnet baru bagi Kaltim, khususnya Balikpapan. Apalagi tahun depan IKN akan semakin aktif dan Wakil Presiden juga akan berkantor di sana,” ujarnya.

Ia berharap pengembangan kawasan tersebut dapat memberikan multiplier effect terhadap perekonomian daerah. Selain membuka lapangan kerja, keterlibatan UMKM diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan memperkuat ekosistem usaha lokal.

“Harapan kita tenaga kerja bisa terserap lebih banyak, mengingat angka pengangguran masih cukup tinggi. Demikian juga UMKM agar bisa terlibat aktif di Central Park Borneo Bay,” tegasnya.

Sementara itu, General Manager Plaza Balikpapan dan Central Park Borneo Bay, Aries Adriyanto, mengatakan pihaknya menyiapkan sejumlah ruang yang dapat dimanfaatkan pelaku UMKM lokal, termasuk trade center zona UMKM dan area food court.

“Di trade center zona UMKM dan food court akan ada banyak UMKM yang masuk. Kami ingin pelaku usaha lokal ikut berkontribusi, bukan hanya sebagai penonton, tetapi benar-benar terlibat dalam kegiatan ekonomi,” kata Aries.

Ia menambahkan, pengembangan Central Park Borneo Bay diharapkan dapat membuka lapangan kerja dalam jumlah besar. Pada tahap awal, kebutuhan tenaga kerja diproyeksikan mencapai lebih dari 1.000 orang.

“Harapan kami ini bisa menyerap tenaga kerja yang cukup banyak, sekitar 1.000 lebih pekerja. Tentu saja ini juga dapat meningkatkan pendapatan daerah,” ujarnya.

Aries menilai dukungan pemerintah daerah juga penting untuk mengoptimalkan dampak ekonomi dari kehadiran pusat perbelanjaan tersebut, termasuk melalui pengembangan sektor pariwisata dan berbagai kegiatan yang dapat menarik masyarakat.

“Pemerintah daerah bisa mendorong pariwisata, sehingga roda perekonomian juga bisa meningkat,” katanya.

Central Park Borneo Bay Balikpapan merupakan salah satu pusat perbelanjaan yang dikembangkan Agung Podomoro Land, pengembang yang juga dikenal melalui sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta, antara lain Central Park dan Senayan City.

Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kaltim Rozani Erawadi, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kaltim Heni Purwaningsih. Dari jajaran Central Park Borneo Bay turut hadir Assistant General Manager Eko Prasetyo dan Manager Marcomm Adistya Rian Pratama. (her/mhl/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26