Wagub Seno Paparkan Gratispol Pendidikan di Forum Nasional Youth Summit 2026

Nety     34x     Berita

SEMARANG – Wakil Gubernur Kalimantan Timur Dr H Seno Aji memaparkan program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Gratispol Pendidikan, dalam kegiatan Forum Nasional Youth Summit 2026 yang diselenggarakan SDGs Center Universitas Diponegoro (Undip) bersama ALJIRO-SMANSA di Hotel Santika Premiere Semarang, Jumat (21/8/2026).

Dalam paparannya yang mengangkat isu pendidikan menengah dan upaya mewujudkan pendidikan bermutu bagi Generasi Emas Kalimantan Timur tersebut, Seno Aji menjelaskan Gratispol Pendidikan merupakan salah satu program prioritas Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Kaltim H Rudy Mas’ud dan dirinya sebagai wakil gubernur.

Menurut Seno, beberapa tahun lalu Kaltim masih berada di peringkat kedelapan secara nasional dalam angka partisipasi pendidikan. Kondisi tersebut mendorong Pemprov Kaltim menjalankan berbagai program pendidikan melalui agenda Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas.

“Kami punya program pendidikan gratis, program seragam gratis untuk jenjang SMA/SMK dan sederajat, termasuk pendidikan tinggi gratis bagi putra-putri Kaltim untuk jenjang S1, S2, dan S3,” jelasnya.

Dikatakan, program tersebut dirancang untuk memperluas akses pendidikan sekaligus meringankan beban biaya pendidikan masyarakat. Untuk pendidikan tinggi, biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa ditanggung Pemprov Kaltim melalui Gratispol Pendidikan.

“Hasil implementasi program tersebut, pada akhir 2025 Kaltim menduduki peringkat pertama angka partisipasi pendidikan secara nasional. Artinya, apabila seluruh pemerintah daerah memiliki komitmen terhadap pendidikan, maka kita yakin dan percaya anak-anak kita akan menjadi yang terbaik,” kata Seno.

Ditambahkan, Gratispol Pendidikan memberikan bantuan biaya pendidikan berupa pembebasan UKT bagi putra-putri Kaltim yang menempuh pendidikan pada 52 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kaltim, serta sejumlah perguruan tinggi di luar Kaltim.

Seno menegaskan pendidikan merupakan salah satu fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Kaltim. Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen membuka kesempatan pendidikan seluas-luasnya bagi generasi muda.

“Pemerintah hadir untuk memastikan anak-anak Kaltim memiliki kesempatan mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujarnya.

Wagub Seno berharap program Gratispol Pendidikan dapat menjadi inspirasi dan dikembangkan sebagai program nasional untuk memberikan kesempatan pendidikan gratis kepada generasi muda di seluruh Indonesia.

“Kita berharap program ini juga bisa menjadi program nasional. Kaltim bisa menjadi contoh, karena Kaltim merupakan provinsi pertama yang memberikan UKT gratis bagi para mahasiswa,” tegasnya.

Selain pendidikan gratis, Pemprov Kaltim juga menjalankan program seragam gratis bagi siswa SMK dan sederajat. Pada 2025 tercatat sebanyak 63.718 siswa menerima bantuan seragam, sedangkan pada 2026 sebanyak 63.548 siswa. Dengan demikian, total penerima selama dua tahun mencapai 127.266 siswa.

Pemprov Kaltim juga menghadirkan program terbaru berupa Bilingual School yang diterapkan pada 70 SMA negeri. Melalui program tersebut, siswa mendapatkan pembelajaran dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

“Kita menyiapkan generasi muda Kaltim yang mampu bersaing di panggung internasional,” pungkasnya.

Kegiatan Youth Summit 2026 turut dihadiri Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Moch. Abduh, Rektor Undip Suharnomo, Ketua ALJIRO SMAN 1 Semarang Mayjen TNI (Purn.) H Hendardji Soepandji, Ketua Pelaksana Youth Summit 2026 Prof. Bulan Prabawani, serta para pelajar peserta Youth Summit 2026. (mar/her/adpimprovkaltim)

Bagikan Postingan ini :
26